Minggu, 26 April 2026

History Terbungkam

 Jalanan ini terasa familiar ketika pertama melewati, 

Pernah singgah mungkin tetapi entah kapan

Seolah enggan melintas dengan suasananya

Namun antrean kendaraan mendesak melintas

Keadaan yang membuat tak putar arah

Suasana yang membuat menikmati melintas

Jauh dan semakin jauh menikmati jalanan ini

Terbuai dengan yang tersaji dalam pandangan mata

Kadang hilang arah tujuan, 

Kadang ingin singgah meski tujuan salah

Romansa Jalanan yang membuai waktu

Bak kilat yang datang sekejap

Bersinar yang hanya sekelip

Tiada tenang ketika sadar ini berbeda arah

Sekala kompromi diucap agar tetap pada tujuan

Perjalanan yang menyenangkan walau dipaksakan

Tidak tenang namun tak rela untuk putar halaman

Kesepakatan yang berasa berat

Dilakukan dengan penuh kebimbangan

Terdiam sejenak terpaku pada jalan

Merenung dan tertinggal kenangan 

Meratap dan sekedar menatap

Dan akhirnya kembali berjalan

Pada ujung kesepakatan ini 

Masih terselip harapan yang tak pasti

Bagaimana tentang menjalani

Atau sekedar memakai insting hati

Menelusuri tapakan jalan tanpa henti

Dengan harapan dan arah tak pasti

Di ujung perjalanan ini

Suatu saat nanti ingin ku temui

Apa yang sebenarnya berada takdir diri

Dengan penuh harap yang menderap

Ingin ku mendapati jalan familiar ini kembali

Dengan hati yang tenang dan menelusuri

Pada jalur yang telah ditentukan 

Sesuai dengan arah dan tujuan

Tiada yang tersakiti dan semesta mengamini



27042026





Tidak ada komentar:

Posting Komentar