Jalanan ini terasa familiar ketika pertama melewati,
Pernah singgah mungkin tetapi entah kapan
Seolah enggan melintas dengan suasananya
Namun antrean kendaraan mendesak melintas
Keadaan yang membuat tak putar arah
Suasana yang membuat menikmati melintas
Jauh dan semakin jauh menikmati jalanan ini
Terbuai dengan yang tersaji dalam pandangan mata
Kadang hilang arah tujuan,
Kadang ingin singgah meski tujuan salah
Romansa Jalanan yang membuai waktu
Bak kilat yang datang sekejap
Bersinar yang hanya sekelip
Tiada tenang ketika sadar ini berbeda arah
Sekala kompromi diucap agar tetap pada tujuan
Perjalanan yang menyenangkan walau dipaksakan
Tidak tenang namun tak rela untuk putar halaman
Kesepakatan yang berasa berat
Dilakukan dengan penuh kebimbangan
Terdiam sejenak terpaku pada jalan
Merenung dan tertinggal kenangan
Meratap dan sekedar menatap
Dan akhirnya kembali berjalan
Pada ujung kesepakatan ini
Masih terselip harapan yang tak pasti
Bagaimana tentang menjalani
Atau sekedar memakai insting hati
Menelusuri tapakan jalan tanpa henti
Dengan harapan dan arah tak pasti
Di ujung perjalanan ini
Suatu saat nanti ingin ku temui
Apa yang sebenarnya berada takdir diri
Dengan penuh harap yang menderap
Ingin ku mendapati jalan familiar ini kembali
Dengan hati yang tenang dan menelusuri
Pada jalur yang telah ditentukan
Sesuai dengan arah dan tujuan
Tiada yang tersakiti dan semesta mengamini
27042026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar